HUBUNGAN STRES DENGAN ACNE VULGARIS PADA REMAJA KELAS XII DI SMA DIPONEGORO PLOSO JOMBANG
DOI:
https://doi.org/10.51898/wb.v2i1.8Keywords:
Stres, Acne vulgaris, RemajaAbstract
Pada usia remaja penampilan fisik merupakan hal yang sering mendapat titik perhatian penting, salah satu permasalahan berkaitan dengan masalah ini pada remaja adalah acne. Banyak siswa mengalami Acne vulgaris dengan tingkat stres yang berbeda. Kondisi stres dan gangguan emosi dapat menyebabkan eksaserbasi acne. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres dengan kejadian Acne vulgaris pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan rancangan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah siswa SMA Diponegoro kelas 3 yang berjumlah 68 orang. Sampel yang diambil berjumlah 40 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan lembar observasi sedangkan hasil pengumpulan data diolah dengan uji sperman rank (rho). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa mengalami stres dengan tingkat sedang yaitu sebanyak 23 responden ( 57,5%) dan Acne vulgaris dalam batas ringan yaitu 19 responden ( 47,5%). Hasil analisis menggunakan SPSS r < α yaitu 0,03 < 0,05, artinya H1 diterima ada hubungan antara stress dengan acne vulgaris pada remaja dengan koefisen korelasi hubungan 0,463 yang artinya intreprestasi hubungan sedang. Oleh sebab itu diharapkan remaja dapat mengelola stress dengan baik untuk mencegah kejadian acne vulgaris.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
